Sejarah
Sejarah
Organisasi ini berawal dari kegiatan mentoring yang dilakukan oleh aktivis DKM dan alumni pada awal tahun 1990-an. Kegiatan mentoring ini bertujuan untuk menyebarkan nilai Islam di lingkungan Smansa. Bentuk mentoring ini dipilih dengan mengadaptasi bentuk mentoring di kampus, karena selain efektif dalam penyampaian, kegiatan mentoring ini juga menarik karena tidak melulu berupa kajian Islam di Musholla.
Pada saat itu, sumber daya sangat terbatas sehingga yang manjadi mentor adalah siswa kelas tiga dimana pesertanya adalah siswa kelas satu dan kelas dua. Seiring dengan berjalannya waktu, semakin banyak pula alumni yang dihasilkan yang terlibat dalam kegiatan mentoring. Akhirnya sumber daya mentor pun diambil dari alumni. Karena banyaknya alumni yang terlibat dan padatnya jadwal mentoring maka tercetuslah ide untuk membuat suatu wadah bagi para alumni tersebut. Awalnya dibuatlah suatu wadah yang bernama Majelis Syuro dimana saat itu memang perkembangan Islam tidak sebebas saat ini. Namun, seiring dengan perkembangan situasi, wadah ini dinilai tidak familiar dengan masyarakat awam. Maka pada tahun 1996 dikukuhkanlah Forum Komunikasi Alumni Muslim-SMA Negeri 1 Bogor atau lebih dikenal dengan Forkom Alims. Saat ini usia Forkom Alims sudah lebih dari satu dekade. Kepengurusan demi kepengurusan silih berganti. Berikut ini daftar ketua Forkom sejak pertama kali berdiri:
Ketua Forkom Alims
|
Periode |
Ketua Forkom Alims |
Angkatan |
|
1996-1998 |
Ruli |
1993 |
|
1998-1999 |
Yono Suryatno |
1995 |
|
1998-1999 |
Syahrul Komara |
1997 |
|
1999-2000 |
Sekti Raharjo |
1998 |
|
2000-2001 |
Ahmad Sofyan |
1999 |
|
2001-2002 |
Jaka |
2000 |
|
2001-2002 |
NurHasan |
2000 |
|
2002-2003 |
Rinal Satria |
2001 |
|
2003-2005 |
Firman Prawiradisastra |
2002 |
|
2005-2006 |
Raafqi Ranasasmita |
2003 |
|
2006-2007 |
Fajar Jumat |
2004 |
|
2007-2009 |
Ruly Yuliandani |
2004 |
|
2009 |
Hastomi Al Furqoni |
2005 |
Lambang Organisasi

Lambang Forkom Alims berupa enam buah tetes air berbentuk siklus yang berwarna jingga, dengan tulisan Forkom Alims di bawahnya.Tetes air yang bergerak menandakan bahwa Forkom Alims dinamis, selalu kreatif dan inovatif dalam berda’wah. Warna jingga menandakan semangat Forkom Alims yang selalu menggelora. Siklus putaran tetes air berarti terjadi kaderisasi dalam kepengurusan Forkom Alims. Enam buah tetes air menandakan rukun iman, yang menjadi dasar dari ajaran Islam mengenai keimanan. Siklus putaran tetes air searah dengan siklus putaran tawaf haji, menandakan bahwa setiap partikel di alam semesata ini bergerak sesuai dengan sunatullah.
Visi dan Misi
Visi
Sebagai penggerak da’wah sekolah yang mengemban misi da’wah islamiyyah sehingga terwujud lingkungan islami di SMA Negeri 1 Bogor.
Misi
Misi Forkom Alims sesuai AD/ART adalah:
- Melakukan pembinaan dan kaderisasi;
- Mengoptimalkan peran ADS (Aktivis Dakwah Sekolah) di lembaga formal sekolah;
- Membina ukhuwah dengan semua pihak yang terkait dalam da’wah sekolah;
- Mengoptimalkan Forkom Alims sebagai sarana aktualisasi diri.
