FORKOM ALIMS

Interview: Fajar Jumat

foto njumAssalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Teman-teman Forkom, rubrik Profil kali ini akan mengetengahkan wawancara dengan Fajar Jumat S.Si. Siapakah beliau? Ya, beliau adalah mas’ul Forkom tahun 2006-2007 lulusan Statistik. Fajar Jumat biasa dipanggil dengan sebutan Njum..Kalau dilihat dari namanya tentu sudah tahu kenapa beliau punya nama Fajar Jumat. Pria yang doyan humor & suka traveling ini sudah menikah ketika masih menjabat mas’ul Forkom (subhanallah..rekor nih). Setelah tidak aktif d Forkom bagaimana kabarnya? Mari kita telusuri di Profil kali ini…

T    : Lagi sibuk apa nih A Njum setelah pensiun dari Forkom?

J    : Lagi buat koperasi usaha & bantu-bantu di DPC/DPRa di daerah Njum.

T    : Ooh gitu, bukannya dulu sering ngerjain proyek statistik? Sekarang kerja di mana nih?

J    : Masih koq, pekerjaan utama saya kan proyekan. Ngantor juga iya, tapi itu mah sambilan, di salah satu perusahaan riset di Jalan Rasuna Said.

T    : Wah lumayan sibuk ya. Tapi tetap tidak melupakan da’wah dunk.

J    : Sip..di manapun kita berada harus bernilai da’wah.

T    : Ada pesan-pesan gak nih yang mau disampaikan?

J    : Hmm..saya cuma mau pesan buat yang masih jadi mahasiswa. Dari mulai sekarang coba merintis usaha biar bisa mandiri. Kompetensi lulusan S1 kan bukan hanya jadi pegawai, tapi harusnya bisa jadi pembuka lapangan kerja..betul tak? Apalagi 9 dari 10 pintu rizki itu ada d perniagaan…Nah potensial banget kan. Ramadhan kemarin juga mendatangkan barokah euy, banyak panen rezeki.

T    : Wah..bener juga tuh. Memang sekarang A Njum sudah punya perusahaan sendiri?

J    : Ya itu sih mimpi saya dari dulu, sedang merintis. Pengen punya perusahaan yang bergerak d bidang riset Statistik, terinspirasi dari A Elang.

T    : Wah, sip2..saya doakan J. Ada pesan buat FORKOM gak nigh? Terutama angkatan 2009 yang baru masuk.

J    : Njum sih menekankan di amal jama’i aja. Tetap jaga kebersamaan biar kokoh dan bisa dilihat orang. Jangan sampai terpengaruh dengan dunia luar yang ganas..ha2, ibarat ikan yang hidup di laut. Seasin apapun air lautnya, ikannya tetap enak dimakan kan J.

T    : Oke deh…Jazakallah ya sudah sharing. Sy doakan sukses…

J    : Sama2 Ndi…

Ini dia biodata Kang Fajar:

BIODATA

Nama

Tempat tanggal lahir

Alamat

Status

Agama

Kondisi Kesehatan

TB / BB

Telp 1.

2.

Email

Fajar Jum’at

Bogor, 29 November 1985

Kp. Tengah No. 105, RT 02/05 Desa Cileungsi, Kec. Cileungsi, Kab. Bogor

Sudah menikah

Islam

Baik dan normal

170 cm / 60 Kg

021 92 3435 82 (Esia Jakarta)

0856 1150 162

kang_f4j4r@yahoo.com

PENDIDIKAN FORMAL

2004-2008

2001-2004

1998-2001

1992-1998

S1, Jurusan Statistika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pertanian Bogor.

SMAN 1 Bogor

SLTPN 1 Cileungsi

SDN Jonggol 2

PENGALAMAN ORGANISASI

2006-2008

2006-2008

2004-2007

2002-2003

1999-2000

Ketua Forum Komunikasi Alumni Muslim SMAN 1 Bogor

Pengurus Pusat Ikatan Himpunan Mahasiswa Statistika Indonesia

Himpunan Profesi Statistika IPB (Gamma Sigma Beta)

Ketua I OSIS SMAN 1 Bogor

Ketua Umum OSIS SMPN 1 Cileungsi

Protected: Persiapan untuk MTT Forkom 2009

This post is password protected. To view it please enter your password below:


Protected: Musyawarah Tengah Tahun Forkom 2009

This post is password protected. To view it please enter your password below:


Protected: Format LPJ Bidang

This post is password protected. To view it please enter your password below:


Protected: Amanah Mas’ulah

This post is password protected. To view it please enter your password below:


TSIQAH SEBAGAI MAHARNYA

Ketsiqohan adalah anasir penting bagi kami dan saudara-saudara kami untuk menempuh perjalanan ini. Tsiqoh yang kuat membuat kami secara bersama-sama mampu membuahkan kerja-kerja da’wah yang baik. Dan tanpanya, tak ada amal da’wah yang baik yang bisa kami hasilkan. Kami menyebutnya sebagai mahar dalam perjalanan ini. Sebagaimana mahar yang harus ditunaikan bagi calon suami dan istri saat mereka ingin mengarungi bahtera kehidupan yang lebih luas bersama-sama. Mahar tsiqoh di jalan ini, harus ditunaikan bersama-sama antara kami dengan qo-id (pemimpin) kami di jalan ini

Perbedaannya, jika mahar dalam perkawinan merupakan kewajiban sang suami untuk bisa menjadikan seorang wanita sebagai istrinya, maka mahar tsiqoh dalam jalan da’wah ini harus ditunaikan kedua belah pihak, baik anggota maupun pemimpin. Anggota harus menunaikan mahar tsiqoh kepada pemimpinnya. Pemimpin juga harus memberikan mahar tsiqoh pada anggotanya. Bila itu sudah terpenuhi, maka langkah demi langkah pun akan bisa menapaki perjalanan ini dengan hasil-hasil yang baik. Guru kami, Hasan Al Banna rahimahullah,  mengistilahkannya dengan kalimat      tsiqoh  mutabadilah, atau tsiqoh secara timbal balik antara anggota dan pemimpin, dan sebaliknya.

Prinsip yang harus kami pegang dalam mewujudkan tsiqoh ini, salah satunya adalah sabda Rasulullah saw : “Berbahagialah seorang hamba yang memegang kendali kudanya, kusut masai rambutnya, dan berdebu kakinya. Jika berjaga ia tetap berjaga. Jika bertugas di belakang ia tetap di belakang. Ketika meminta izin tidak diberi izin dan ketika memberi bantuan tidak diperkenankan.” (H.R. Bukhari)

Hadits ini mengajarkan salah satu prinsip utama dalam menumbuhkan tsiqoh. Di dalamnya, tergambar wujud tsiqoh antara pemimpin dan anggota. Sang pemimpin merasakan tsiqoh dengan anggotanya yang pasti akan menjalankan kewajiban yang harus dilakukannya. Dan sang anggota juga merasa tsiqoh dengan sang pemimpin yang pasti menempatkannya pada posisi tertentu untuk emaslahatan. Siapapun harus bersyukur kepada Allah atas posisi dan peran apapun yang dilakoninya di atas jalan da¢wah.

Buah tsiqoh timbal balik ini, bagi anggota adalah ketaatan. Patuh dan taat terhadap pemimpin, selama tidak memerintahkan kepada perbuatan dosa adalah konsekuensi logis dalam berjamaah. Sementara buah tsiqoh timbal balik, bagi qo-id adalah ketenangan dan keyakinan bahwa sebuah amanah da’wah bisa berjalan dengan baik. Sebagaimana perhatian dan pengertian pemimpin terhadap keadaan anggotanya menjadi kewajiban sang pemimpin

Untuk itulah pemimpin sudah seharusnya, untuk menjaga keterpaduan dirinya dengan anggotanya, dengan melibatkan mereka dalam proses syuro untuk mendapatkan keputusan yang terbaik. Dan keputusan syuro itulah yang harus dipegang oleh semuanya, dan dijalani dengan sukarela.Cukuplah kekalahan kaum muslimin dalam perang Uhud menjadi pelajaran bagi kita tentang ketidaktundukan pasukan kepada pemimpin mereka. Anggota harus rela menjadi batu bata yang unik dan khas utnuk mengisi kekosongan bangunan da’wah ini, dengan mensinergikan kemampuannya dengan saudara-saudara yang lain. Jika kesatuan barisan umat ini dibangun dengan mempersatukan keyakinan, hati, niat, tujuan dan manhaj (jalan hidup), yang semuanya mengacu kepada Al-Qur¢an dan As-Sunnah, maka kebangkitan dan kemenangan umat Islam akan semakin dekat kita raih

M. Lili Nur Aulia, Beginilah Jalan Da’wah Mengajarkan Kami, Pustaka Da’watuna.

Agenda Januari-Februari 2009

Assalamualaikum Wr.Wb.

Agenda kita pada awal tahun ini…

31 Jan  : Mabit Forkom (ikhwan)

7 Feb   : Pelatihan HRD

14-15 Feb : Musyawarah Tahunan Forkom

Nggak terasa kepengurusan 2008 sebentar lagi berakhir ya, semoga selalu bisa menjadi lebih baik dari hari kemarin..

TFM dan Buka Puasa Bersama Forkom Alims

Mengundang Keluarga Besar Forum Komunikasi Alumni SMA Negeri 1 Bogor untuk hadir dalam:

BUKA PUASA BERSAMA FORKOM ALIMS

Jam 16.00 WIB

di Kediaman Teh Bunga 04

Jl. Mahameru 2 no. 2 Komplek Mahameru Pagelaran (rute angkot: dari pertigaan Gunung Batu naik  05 Pagelaran, turun di Mahameru. Nyeberang, jalan lurus. Rumahnya pagar coklat)

Untuk para mentor wajib hadir jam 13.00 karena akan ada Training for Mentor.

SELAMAT BERGABUNG: angkatan 2008!!


MK

HRD

HUMAS

KEORG

FR

Lathifah

Maya

Aisyah

Ibon

Yuti

Fathin

Farisa

Ismi

Cici

Naima

Nisa

Selvi

Arum

Ratih

Rahayu

Wirda

Ayun

Ayu

Alif

Teza

Qi Yahya

Prayudo

Ardhya

Iqbal

TB

Elvan

Reihan

Agus

Danar

NB: mohon maaf apabila terdapat kesalahan penulisan nama

CUCURAK: 18 Agustus 2008

Bertempat di kediaman Hastomi, pada hari senin 18 agustus 2008 telah diadakan acar Cucurak FORKOM.
Hadir dalam kegiatan ini para pengurus forkom, Majelis Syuro, Pengurus Baru FORKOm angkatan 2008, Panitia PODS dan peserta PODS sendiri.

Acaranya seru!!
Diawali dengan taujih dari A Firman tentang bagaimana kita beristiqomah berdakwah di jalannya yang memberi spirit baru bagi peserta untuk tetap semangat. :>
Selanjutnya yaitu lomba masak!!! :p
Kelompok ikhwan dibagi menjadi dua, dan akhwat dibagi menjadi dua.
Ada yang bertugas memasak ikan, tempe goreng dan akhwat memasak sayurnya.
Akhirnya acara diakhiri dengan makan siang..

Semoga dengan kegiatan ini, semangat ukhuwah kita tetap terjaga dan memeberi spirit baru untuk menjalani perjuangan kita selanjutnya!!

FORKOM ALIMS