FORKOM ALIMS

Manajemen Waktu (Yuti Arlan…ininih datanya lengkap…baguus)

Judul Buku: Manajemen Waktu, Seri Manajemen Islam, Panduan Sukses Diri dan Organisasi Buku-3

Pengarang: M. Ahmad Abdul Jawwad

Penerjemah: khozin Abu Faqih

Penerbit: PT Syaamil Cipta Media, Bandung

Tebal: 97 halaman + xvi

Persoalan waktu serta tingkat urgensinya dalam realitas kita, awalnya kecil dan terbatas. Akan tetapi, ia berkembang dan bergerak cepat, hingga menjadi hal nyata yang tidak mungkin kita hindari atau kita abaikan. Untuk itu, setiap manusia dituntut untuk dapat mengelola waktu dengan baik.

Untuk membantu terwujudnya pribadi seperti itu, buku ini memaparkan kaidah-kaidah aplikatif setahap demi setahap sampai tingkat yang paling mahir dan apik dalam mengelola waktu.

Langkah pertama adalah menganalisis sikap kita terhadap manajemen waktu dan mengenali sejauh mana kemampuan kita dalam mengelola waktu. Langkah ini sangat penting dan mendasar sebab target buku ini adalah tercapainya efisiensi waktu.

Langkah kedua adalah menghayati urgensi waktu dan sejauh mana kebutuhan kita pada manajemen waktu serta optimalisasi hidup kita. Waktu adalah modal dasar. Pengelolaan waktu merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari manajemen diri. Apabila kita tidak mampu mengelolanya, maka kita tidak akan mampu mengelola sesuatu apapun. Seorang muslim tidak patut menunggu dimotivasi oleh orang lain untuk mengelola waktunya karena ini memang kewajiban masing-masing muslim untuk menyadari urgensi waktu yang dimiliki agar berjuang secara kontinu dan terarah.

Langkah ketiga adalah belajar menyusun skala prioritas, komitmen pada kewajiban waktu, dan mengatasi sikap menunda-nunda pekerjaan.

Langkah keempat adalah mengenali ha-hal yang kita butuhkan dalam mengelola waktu secara efektif dan menjadikannya sebagai pusat perhatian serta titik tolak dalam memulai perubahan.

Langkah kelima adalah mengenali hal-hal yang dapat mengganggu manajemen waktu dan melemahkan kemampuan sehingga kita dapat menghindarinya.

Langkah keenam adalah mengetahui dan meneladani tokoh-tokoh yang berhasil dalam mengelola waktu.

Langkah ketujuh adalah mengenali cara mengatasi hal-hal yang dapat menyia-nyiakan waktu. Biasanya hal-hal tersebut muncul dari dua sunber, yaitu lingkungan sekitar dan diri sendiri. Hal-hal ini dapat mengakibatkan tidak terwujudnya target-target yang diinginkan pada batas waktu yang telah ditentukan sebelumnya.

Langkah kedelapan adalah mengkaji cara meluruskan persepsi kita yang keliru terhadap efisiensi waktu. Disini kita akan memahami bahwa yang bermasalah bukanlah waktu, tetapi cara pemanfaatannya.

Langkah kesembilan adalah bagaimana memimpin rapat dengan baik. Rapat merupakan hal terpenting serta sarana komunikasi yang mrnghabiskan mayoritas waktu direktur atau pimpinan.

Langkah kesepuluh adalah bagaimana mendelegasikan kerja dan tanggung jawab secara efektif. Pendelegasian adalah mempercayakan sebagian tugas kepada salah seorang asisten dan memberinya wewenang untuk mengambil keputusan yang dibutuhkan dalam melaksanakan tugas tersebut secara memuaskan. Atau pemberian bagian yang sama dari tanggung jawab dan wewenang dari seorang pemimpin kepada yang dipimpin.

Langkah kesebelas adalah belajar mengoptimalkan waktu santai sebagaimana mengoptimalkan waktu kerja sebab hidup yang teratur dan seimbang dapat memberi peluang waktu untuk melakukan berbagai hal.

Langkah kedua belas adalah mengkaji contoh-contoh aplikatif tentang manajemen waktu yang efektif dan aplikasinya di lapangan.

Langkah ketiga belas adalah mendidik anak-anak agar menghargai waktu sebab keunggulan kita tersimpan pada kemampuan menjadikan orang-orang sekitar berjalan menuju satu sasaran bersama kita.

Langkah keempat belas adalah bagaimana melatih orang lain agar mampu memanfaatkan waktu secara optimal. Dimana dalam langkah ini ditampilkan juga contoh dauroh untuk meningkatkan perhatian pada urgensi waktu. Juga memberi target-target yang mesti dicapai dalam dauroh tersebut.

Komentar

3 Responses to “Manajemen Waktu (Yuti Arlan…ininih datanya lengkap…baguus)”
  1. ibu_kelinci says:

    hoho,,,lapor! langkah kesebelas sudak terlaksana dgn baik! bahkan setiap saat tuh^^,,ada panjelasan ttg kedisiplinan ga biar MWaktu ini bisa menginternalisasi dalam diri?? Truz klo bole tolong kasih contoh langkah keempat belas dunx,,

    jazakillah…

  2. albinadigital says:

    hahaha saya juga jago klo yg buat ke 11….

  3. M FAIZ says:

    syukron ukhtii ane jadi punya rambu-rambu untuk memanfaatkan waktu dengan baik, karena kendala kita untuk memanfatkan waktu dengan efektif kurang faham jadi mungkin menurut kita sudah benar tapi ternyata malah waktu kita terbuang sia-sia

Berikan Komentarmu

Ayo luapkan dan katakan apa yang kamu pikirkan...
dan kalau kamu mau menampilakn gambar di komentar kamu, coba deh gravatar!

FORKOM ALIMS